Pada akhir abad 19 sebagian besar hal yang hendak diketahui tentang fisika tampaknya telah tuntas dipelajari. Namun, dalam dunia fisika juga terpendam rasa ketidakpuasan yang segera menimbulkan sejumlah perubahan revolusioner dalam alam pandangan fisikawan yang tampaknya telah mapan ini. Beberapa percobaan baru memberikan memberikan hasil pengamatan yang tidak dapat dijelaskan dengan teori-teori mekanika, gelombang elektromagnetik dan termodinamika. Meskipun sifat gelombang elektromagnet telah dipahami dengan baik, percobaan untuk mempelajari pemancaran gelombang ini tidak memberi hasil yang diharapkan. Percobaan untuk mempelajari pemancaran gelombang elektromagnet oleh benda panas yang berpijar memberikan hasil pengamatan yang tdak dapat dipahami dengan menggunakan teori-teori klasik.
Percobaan yang tidak seberapa banyaknya ini mungkin tidaklah berarti, terutama bila dibandingkan dengan begitu banyaknya percobaan pada abad 19 yang tercatat berhasil dan dapat dipahami. Namun demikain, semua percobaan itu bakal mempunyai pengaruh besar dan abadi. Tidak hanya pada alam fisika, tetapi juga pada semua cabang ilmu pengetahuan, struktur politik dunia, serta pada cara memandang diri dan tempat kita dalam alam semesta ini. Ternyata dalam jangka waktu dua dasarwarsa yang singkat, hasil berbagai percobaan ini menuntun para fisikawan kepada perumusan teori revalitas khusus dan teori kuantum. Segera setelah gagasan revolusioner yang dikemukakan kedua teori ini diterima berkembanglah bidang studi fisika atom, inti (nuklir), dan zat padat. Ini diikuti dengan penerapan penelitian dalam ketiga bidang tadi yang hasilnya berdampak sangat besar dalam kehidupan sehari-hari kita dewasa ini. Berikut beberapa peristiwa penting yang terjadi dalam perkembangan dunia fisika modern.