
Fernando Quevedo tidak muluk-muluk dalam menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia berpotensi untuk menjadi International Center for Theoretical Physics (ICTP) regional centre di kawasan Asia. ICTP pertama kali didirikan pada tahun 1964 dan diprakarsai oleh Abdus Salam, pemenang hadiah Nobel bidang Fisika. ICTP berada di Trieste, Italia dan pada awalnya pusat penelitian ini bergerak dibidang fisika teoritik, tetapi dalam perkembangannya ICTP juga mencakup bidang-bidang keilmuan di luar fisika teoritik.
Misi dari ICTP adalah menjadi Institusi penelitian skala global yang memfokuskan pada riset saintifik dan edukasi dengan penekanan untuk negara-negara berkembang. ICTP memperoleh dukungan finansial dari Pemerintah Italia (80ari kontribusi ke ICTP), sedangkan dukungan lainnya berasal dari IAEA (International Atomic Energy Agency) dan UNESCO (United Nations Educational Scientific Cultural Organization).